Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang bertujuan memperluas akses bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan pendidikan berkualitas. Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Bekasi, Batas.id – Akbar Varel Areva (17), putra seorang pengemudi ojek online, sempat terhenti pendidikannya akibat keterbatasan akses. Kini, harapannya kembali tumbuh setelah bergabung dengan program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintah.
Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang bertujuan memperluas akses bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan pendidikan berkualitas. Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Saat ini, Akbar tercatat sebagai siswa kelas 1 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Jawa Barat. Ia kembali menata cita-citanya untuk berkarier sebagai Data Science Analyst.
“Saya ingin menjadi Data Science Analyst,” ungkap Akbar.
Remaja asal Bantar Gebang tersebut juga memiliki impian melanjutkan studi ke Massachusetts Institute of Technology (MIT), yang dikenal sebagai salah satu kampus terbaik dunia di bidang sains dan teknologi.
Akbar mengaku menemukan kembali arah hidupnya sejak bergabung di SRMA. Melalui tes bakat yang diikutinya, ia mengetahui kecenderungan dirinya pada bidang eksplorasi, strategi, dan analisis.

“Dari tes tersebut, saya lebih condong ke Explorer, Strategizer, dan Analyzer,” ujarnya.
Lingkungan sekolah yang suportif turut memperkuat semangatnya. Guru dan teman-teman di SRMA terus memberikan motivasi serta dukungan terhadap cita-citanya.
“Guru dan teman-teman selalu mendukung. Fasilitas seperti pendidikan dan akses internet juga sangat membantu,” tambahnya.
SRMA 13 Bekasi juga menyediakan kegiatan ekstrakurikuler robotika bagi siswa yang tertarik pada bidang teknologi. Akbar memanfaatkannya untuk mengasah kemampuan, termasuk mempelajari dasar pemrograman dan algoritma.
Selain itu, ia pernah meraih prestasi nasional dalam Olimpiade Matematika. Program Sekolah Rakyat juga dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarganya karena seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah, termasuk fasilitas belajar yang lengkap.
Sistem asrama yang diterapkan juga membentuk kedisiplinan serta menanamkan nilai kebersamaan tanpa adanya budaya senioritas.
“Di sini semua setara. Prinsipnya cerdas bersama, tumbuh setara,” ujarnya.
Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah menyediakan pendidikan gratis berbasis asrama dari tingkat SD hingga SMA bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Fasilitas yang diberikan mencakup kebutuhan dasar hingga sarana belajar, guna memastikan siswa dapat berkembang optimal.
Diharapkan, program ini mampu membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik.
