Pemilik usaha, Dea, mengungkapkan bahwa sebelum lonjakan permintaan terjadi, produksi harian hanya berkisar 500 liter. Kini, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 1.500 hingga 2.000 liter per hari.
Boyolali, Batas.id —Usaha susu sapi segar di Boyolali menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Salah satunya dialami oleh PT Susu Boyolali Andalan yang kini mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga empat kali lipat dibanding sebelumnya.
Pemilik usaha, Dea, mengungkapkan bahwa sebelum lonjakan permintaan terjadi, produksi harian hanya berkisar 500 liter. Kini, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 1.500 hingga 2.000 liter per hari.

Peningkatan ini tidak lepas dari bertambahnya kebutuhan pasar, termasuk dari sektor penyediaan makanan bergizi serta berbagai institusi yang rutin membutuhkan pasokan susu segar. Selain menyuplai ke instansi seperti TNI dan Polri serta sekolah berasrama, permintaan juga datang dari dapur layanan gizi di wilayah Jawa Tengah.
Sejak awal 2025, PT Susu Boyolali Andalan mulai mendistribusikan susu pasteurisasi ke berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kebutuhan yang stabil dari sektor ini turut mendorong peningkatan produksi secara konsisten.
Di sisi lain, potensi produksi susu sapi segar dari para peternak lokal di Boyolali disebut mencapai sekitar 100.000 liter per hari. Namun, tingkat penyerapan saat ini masih jauh dari kapasitas tersebut, yakni sekitar 20.000 liter per hari.

Menurut Dea, kondisi ini menunjukkan bahwa peluang pengembangan pasar masih terbuka lebar. Ia menilai pemanfaatan susu lokal secara lebih optimal dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan sekaligus memperkuat ekosistem peternak dan pelaku usaha di daerah.
Program penyediaan makanan bergizi, termasuk Makan Bergizi Gratis, turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan permintaan, meski pelaku usaha berharap pemanfaatan produk lokal bisa diperluas lagi.
Ia juga berharap kolaborasi antara pelaku usaha, peternak, dan berbagai pihak dapat terus berjalan agar manfaat ekonomi dari sektor ini bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
