11/10/2026
Screenshot 2026-10-11 at 11.21.49

Jakarta, Batas.id — Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI), Syahganda Nainggolan, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha untuk mendukung pelaksanaan program strategis nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Pernyataan tersebut disampaikan Syahganda dalam kegiatan Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan VII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Lemhannas RI. Forum ini menjadi wadah bagi pemerintah untuk menyampaikan arah kebijakan nasional sekaligus menyerap aspirasi dan masukan dari kalangan pengusaha.

Syahganda menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memastikan program dan gagasan Presiden Prabowo Subianto dapat dipahami oleh para pelaku usaha menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Selain sosialisasi kebijakan, diskusi juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi dunia usaha.

Menurut Syahganda, sejumlah persoalan yang menjadi perhatian pengusaha antara lain kepastian kondisi ekonomi ke depan serta dampak berbagai tantangan, termasuk bencana kebakaran hutan. Pemerintah dinilai perlu mendengar masukan dari sektor usaha agar kebijakan yang dijalankan dapat menjawab kebutuhan di lapangan.

Syahganda turut mengapresiasi dukungan Kadin Indonesia di bawah kepemimpinan Anindya Bakrie terhadap program Makan Bergizi Gratis. Program tersebut dipandang berpotensi memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyampaikan bahwa sejumlah indikator makroekonomi Indonesia menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Ia menyebut pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) mencapai 5,6 persen, inflasi berada di kisaran 3,5 persen, dan rasio utang terhadap PDB sekitar 40 persen.

Meski demikian, Anindya menilai masih terdapat ruang untuk meningkatkan kinerja perekonomian nasional. Ia menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen perlu dicapai secara bertahap melalui berbagai upaya penguatan sektor produktif.

Kadin, lanjut Anindya, siap memperkuat kerja sama dengan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri, meningkatkan ekspor, serta mengembangkan peran koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan dapat memperkuat implementasi program prioritas nasional sekaligus menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif. Kolaborasi tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mendukung pencapaian target pembangunan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *