21/09/2026
Basarnas

JAKARTA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 selama tujuh hari. Operasi yang sebelumnya berakhir pada 18 September 2026 tersebut kini dilanjutkan hingga 26 September 2026.

Perpanjangan operasi dilakukan karena masih terdapat ratusan penumpang yang belum ditemukan. Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sebelum mengalami kecelakaan di perairan Masalembu, Laut Jawa.

125 Orang Masih Dalam Pencarian

Berdasarkan data operasi SAR per 20–21 September 2026, KMP Virgo Transport 8 tercatat membawa 243 orang berdasarkan manifes.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 118 orang telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sementara 10 orang ditemukan meninggal dunia.

Dengan demikian, masih terdapat 125 orang yang hingga kini masih dalam pencarian.

Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran untuk menemukan korban yang masih belum diketahui keberadaannya.

Kapal Ditemukan Dalam Kondisi Terbalik

KMP Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak pada 13 September 2026 setelah menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan menuju Banjarmasin.

Kapal kemudian ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembu, Laut Jawa.

Dalam perkembangannya, posisi badan kapal juga dilaporkan bergeser sekitar 1,6 nautical miles dari lokasi awal. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan bagi tim gabungan dalam melakukan pencarian dan penyelaman.

Tim Penyelam Sisir Badan Kapal

Selain melakukan pencarian di permukaan laut, tim SAR gabungan juga melakukan penyelaman untuk menyisir bagian badan kapal.

Personel yang dikerahkan antara lain Basarnas Special Group (BSG) bersama penyelam dari unsur pendukung lainnya. Penyelaman dilakukan untuk mencari kemungkinan korban yang masih berada di dalam atau di sekitar badan kapal.

Proses evakuasi korban yang ditemukan dari badan kapal dilakukan menggunakan armada SAR. Korban kemudian dibawa ke daratan untuk proses identifikasi oleh Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara Banjarmasin.

Puluhan Armada Dikerahkan

Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dari berbagai instansi, termasuk Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polri, BNPB, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Berbagai armada laut dan udara dikerahkan untuk memperluas cakupan pencarian sekaligus mendukung proses penyelaman dan evakuasi.

Dengan diperpanjangnya operasi hingga 26 September, tim SAR akan kembali mengoptimalkan pencarian terhadap 125 orang yang masih dinyatakan hilang.

Basarnas bersama seluruh unsur yang terlibat masih melakukan pencarian dan evakuasi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, posisi badan kapal, serta kondisi di bawah permukaan laut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *