19/05/2026
Pasca Gempa Dahsyat, Pemerintah Bentuk Tim Hitung Kerugian di Sulut–Malut

Salah satu bangunan terlihat hancur, setelah gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo melanda Kota Bitung, Sulawesi Utara,

Jakarta, Batas.id — Pemerintah bergerak sigap merespons gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyampaikan bahwa pihaknya segera membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan serta verifikasi dampak kerusakan secara menyeluruh.

Menurutnya, data yang dihimpun saat ini masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring waktu agar semakin lengkap dan akurat.

Selain itu, BNPB juga menginstruksikan seluruh jajaran di daerah agar segera turun ke lapangan guna menjangkau masyarakat terdampak sekaligus memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Suharyanto turut meminta kepala pelaksana BPBD di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, bersama TNI dan Polri, untuk segera mendatangi lokasi terdampak. Petugas juga diimbau memberikan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, warga yang mengalami kerusakan rumah atau kehilangan aset diharapkan segera melaporkan agar dapat ditindaklanjuti, termasuk dalam proses pemberian bantuan atau penggantian.

Di sisi lain, upaya pencarian dan penyelamatan juga telah disiapkan menyusul adanya laporan korban jiwa serta kemungkinan masih adanya korban yang belum dievakuasi.

Suharyanto menegaskan, pemerintah pusat akan segera mengirimkan tim gabungan ke wilayah terdampak untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal.

Ia menyebutkan, sesuai arahan Presiden melalui Sekretaris Kabinet, tim dari pusat di bawah koordinasi BNPB akan diterjunkan ke Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

Setibanya di lokasi, tim tersebut akan menggelar rapat lanjutan bersama pihak daerah guna merumuskan langkah penanganan yang lebih detail, terarah, dan terkoordinasi.

Menurutnya, pertemuan awal ini menjadi langkah awal sebelum pembahasan yang lebih mendalam dilakukan di lapangan guna menyelesaikan berbagai persoalan penanggulangan bencana di daerah terdampak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *