bab utama ambruknya bangunan diduga karena kondisi konstruksi yang sudah tua dan lapuk. Rangka atap diketahui dibangun sejak akhir tahun 1990-an dan belum mendapatkan renovasi besar. Sebelumnya, plafon ruangan sempat mengalami kerusakan ringan, namun ruang kelas masih tetap dipakai karena keterbatasan fasilitas belajar.
Sragen, Batas.id – Aktivitas belajar mengajar di MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan mendadak berubah menjadi kepanikan setelah atap salah satu ruang kelas ambruk pada Selasa pagi (12/5). Peristiwa tersebut menyebabkan tujuh siswa dan seorang guru mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan.
Insiden terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ketika siswa kelas VII sedang mengikuti pelajaran Bahasa Inggris yang dipandu guru Nurul Eka Ismiyati. Tanpa tanda-tanda mencurigakan sebelumnya, bagian atap yang terdiri dari genting, plafon, serta rangka kayu tiba-tiba runtuh dan menimpa seluruh area kelas.
Menurut keterangan Camat Sambungmacan, Edi Purwanto, penyebab utama ambruknya bangunan diduga karena kondisi konstruksi yang sudah tua dan lapuk. Rangka atap diketahui dibangun sejak akhir tahun 1990-an dan belum mendapatkan renovasi besar. Sebelumnya, plafon ruangan sempat mengalami kerusakan ringan, namun ruang kelas masih tetap dipakai karena keterbatasan fasilitas belajar.
Warga sekitar bersama petugas gabungan langsung bergerak cepat melakukan evakuasi setelah mendengar suara runtuhan keras dari lokasi sekolah. Tim dari PMI Kabupaten Sragen, aparat TNI-Polri, serta relawan membantu mengevakuasi korban dan membawa mereka ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dan RSI Amal Sehat Sragen untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban mengalami berbagai cedera, mulai dari luka di bagian kepala, cedera kaki dan pundak, hingga gangguan pernapasan akibat debu reruntuhan. Meski demikian, pihak berwenang memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Pasca insiden, pihak sekolah menghentikan sementara kegiatan belajar di area bangunan terdampak guna mengantisipasi potensi kerusakan lanjutan. Aparat kepolisian juga telah memasang garis pengaman di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
