08/10/2026
Screenshot 2026-10-07 at 12.13.36

Jakarta, Batas.id — Presiden Prabowo Subianto memanggil sekitar 800 pejabat tinggi TNI dan Polri ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Sejumlah pejabat telah terlihat menghadiri pertemuan tersebut. Mereka di antaranya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, serta Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman.

Pertemuan tersebut menjadi agenda Presiden Prabowo untuk memberikan arahan kepada jajaran pimpinan tinggi TNI dan Polri mengenai sejumlah hal yang berkaitan dengan kondisi nasional.

Salah satu pejabat yang hadir menyebutkan bahwa para peserta pertemuan akan mendengarkan langsung arahan Presiden.

“Nanti kita dengar ya, ada arahan dari Bapak Presiden,” ujar pejabat tersebut di kompleks Istana Kepresidenan.

Sementara itu, Menko Polkam Dudung Abdurachman mengatakan Presiden akan memberikan taklimat atau pengarahan terkait perkembangan situasi terkini, khususnya yang berkaitan dengan keamanan nasional.

Menurut Dudung, arahan Presiden juga akan mencakup sejumlah agenda pemerintah serta aspek pertahanan dan keamanan.

“Beliau akan memberikan penyegaran kaitannya dengan keamanan, program pemerintah, pertahanan, itu saja,” kata Dudung.

Pertemuan dengan ratusan pejabat tinggi TNI dan Polri tersebut berlangsung di tengah berbagai dinamika nasional. Arahan Presiden diharapkan menjadi bagian dari penyelarasan koordinasi antara pemerintah dengan jajaran pertahanan dan keamanan dalam menjalankan program pemerintah serta menghadapi perkembangan situasi nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *