08/10/2026
Screenshot 2026-10-07 at 11.16.56

Jakarta, Batas.id – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang disebut telah menyelamatkan lebih dari 6,2 juta hektare kawasan hutan dengan nilai kekayaan hampir Rp400 triliun.

Apresiasi tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Menurutnya, penyelamatan kawasan hutan tersebut merupakan bagian penting dari upaya pemerintah menjaga dan mengembalikan kekayaan negara agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Prabowo mengatakan, apabila kawasan tersebut tidak ditertibkan, potensi kekayaan negara yang terkandung di dalamnya berisiko hilang. Karena itu, pemerintah akan terus melakukan penataan dan pengamanan terhadap aset serta sumber daya alam nasional.

Presiden menilai nilai kekayaan yang berhasil diselamatkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Dana dan aset tersebut, menurutnya, berpotensi mendukung berbagai program pemerintah seperti pengentasan kemiskinan, pembangunan rumah rakyat, serta peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Prabowo juga menyinggung upaya pemerintah dalam menertibkan aktivitas pertambangan ilegal. Salah satunya adalah pengawasan terhadap penyelundupan timah di Pulau Bangka yang disebut telah berhasil ditekan meski masih terdapat praktik yang lolos dari pengawasan.

Menurut Prabowo, penertiban tersebut turut berdampak terhadap kinerja PT Timah. Ia menyebut perusahaan tersebut mengalami peningkatan keuntungan hingga 900 persen dalam satu tahun setelah berbagai praktik penyelundupan ditertibkan.

Selain Satgas PKH, Presiden turut mengapresiasi kinerja sejumlah lembaga negara dalam menjaga kekayaan negara dan memberantas aktivitas ilegal. Bea Cukai disebut terus membongkar penyelundupan bernilai besar, sementara Badan Narkotika Nasional (BNN) juga terus melakukan pemberantasan jaringan narkotika.

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan berhenti melakukan pembenahan dan penertiban. Ia juga meminta perusahaan-perusahaan milik negara memperbaiki tata kelola serta membersihkan berbagai praktik yang berpotensi merugikan negara.

Presiden menyatakan pihak yang tidak bersedia melakukan pembenahan harus siap menghadapi tindakan tegas pemerintah. Sebaliknya, aparat maupun pihak yang menunjukkan kinerja baik akan diberikan penghargaan dan kesempatan untuk mendapatkan promosi.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyebut kerja Satgas PKH selama dua tahun telah memberikan kontribusi terhadap negara dengan nilai yang berhasil dikembalikan mencapai Rp52 triliun.

Ia meminta pimpinan Satgas PKH memberikan penghargaan kepada personel yang memiliki prestasi, termasuk melalui kenaikan pangkat, promosi, maupun penghargaan kehormatan.

Bagi Prabowo, penertiban kawasan hutan dan pemberantasan aktivitas ilegal bukan sekadar upaya mengamankan aset negara saat ini. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kekayaan alam Indonesia dapat dimanfaatkan bagi masyarakat sekaligus dipertahankan untuk generasi mendatang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *