08/08/2026
Astala Manda

Jakarta, 5 Agustus 2026 – Pemerintah resmi meluncurkan program Asta Mandala SMK Go Global sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia agar memiliki kompetensi dan daya saing untuk memasuki pasar kerja internasional.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia sejak tahap persiapan, selama bekerja, hingga kembali ke Tanah Air. Program ini juga diarahkan untuk mendorong transformasi penempatan pekerja migran menuju tenaga kerja yang lebih profesional dan terampil.

Menurut Mukhtarudin, Asta Mandala SMK Go Global dirancang untuk membangun talenta Indonesia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri global. Ia menegaskan bahwa penempatan pekerja migran tidak hanya membuka peluang kerja di luar negeri, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengembangan kualitas SDM nasional.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian P2MI dan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sebagai bagian dari percepatan pemerintah dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap bersaing di pasar kerja internasional.

Sejumlah sektor prioritas menjadi fokus program ini, di antaranya kesehatan, perhotelan, manufaktur, konstruksi, agrikultur, dan transportasi. Pemerintah menargetkan penempatan 500 ribu calon pekerja migran Indonesia pada periode 2026–2029 melalui pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri global.

Mukhtarudin menjelaskan, Asta Mandala SMK Go Global dibangun melalui dua pilar utama, yakni Panca Sukses sebagai strategi pelaksanaan dan Tri Dampak sebagai sasaran yang ingin dicapai.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berupaya memastikan setiap calon pekerja migran memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, memperoleh pelindungan yang optimal, serta mampu meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah optimistis sinergi seluruh pemangku kepentingan akan memperluas kesempatan kerja yang aman dan legal bagi lulusan SMK, melahirkan talenta Indonesia berdaya saing global, serta memperkuat posisi Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *