07/06/2026
Prabowo Subianto

Prabowo berbagi pengalaman pribadinya, mengungkapkan bahwa bahkan dalam posisinya sebagai Presiden, ia pun masih sering menerima ejekan dari berbagai pihak .

Tabanan, Batas.id — Dalam sebuah momen emosional di Sekolah Rakyat Tabanan, Bali, Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan mendalam kepada seorang warga bernama Bagus yang mengaku sering menjadi sasaran ejekan. Nasihat ini menjadi sorotan karena menawarkan perspektif unik dalam menghadapi perundungan di tengah masyarakat. Prabowo menegaskan bahwa ejekan dari orang lain seharusnya tidak membuat seseorang berkecil hati, melainkan menjadi pemacu untuk memperkuat karakter diri.

Prabowo berbagi pengalaman pribadinya, mengungkapkan bahwa bahkan dalam posisinya sebagai Presiden, ia pun masih sering menerima ejekan dari berbagai pihak. Menurut beliau, kunci menghadapi hal tersebut bukanlah dengan membalas kebencian, melainkan dengan menjaga hati tetap baik dan teguh. “Kalau kita diejek, kita balas dengan sopan santun. Semakin dihina, semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan,” ujar Presiden dalam pidatonya. Pesan ini menekankan bahwa kesantunan adalah senjata paling kuat untuk menunjukkan kualitas diri di atas mereka yang menghina.

Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya kerukunan dengan kawan dan sesama. Beliau melarang keras tindakan menjelek-jelekkan atau membenci orang lain, karena kerukunan dianggap sebagai fondasi utama menuju keberhasilan hidup. Baginya, integritas seseorang diuji bukan saat ia dipuji, melainkan saat ia mampu tetap rendah hati dan bersikap baik meski berada di bawah tekanan hinaan.

Menutup nasihatnya kepada Bagus, Prabowo meyakinkan bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berhasil jika mereka tidak mudah menyerah. Dengan memiliki hati yang bersih dan mental yang kuat, hinaan justru akan bertransformasi menjadi kekuatan yang membentuk keberanian dan keteguhan hati seseorang dalam menapak masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *