Penanganan di lokasi melibatkan kolaborasi cepat antara Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA), Dinas Bina Marga, hingga petugas Damkar. Seluruh proses berjalan sigap untuk memastikan kondisi tetap aman dan lalu lintas tidak lumpuh terlalu lama.
Jakarta, Batas.id — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menangani amblasnya Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Kamis (28/5/2026) malam. Dalam waktu kurang dari satu hari, penanganan darurat berhasil dilakukan sehingga jalur utama penghubung Jakarta menuju Depok sudah kembali dapat dilintasi kendaraan.
Penanganan di lokasi melibatkan kolaborasi cepat antara Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA), Dinas Bina Marga, hingga petugas Damkar. Seluruh proses berjalan sigap untuk memastikan kondisi tetap aman dan lalu lintas tidak lumpuh terlalu lama.
Sesaat setelah kejadian, petugas langsung melakukan penanganan darurat dengan menguruk area amblas menggunakan batu belah untuk memperkuat struktur tanah. Selain itu, pelat besi dipasang di atas titik kerusakan agar kendaraan tetap bisa melintas sementara waktu.
Hasil penanganan cepat tersebut membuat satu lajur Jalan Lenteng Agung sudah dapat digunakan kembali pada Jumat (29/5/2026), meski lalu lintas masih diberlakukan bergantian.
Di tengah proses penanganan, petugas Damkar Jakarta Selatan juga melakukan evakuasi cepat terhadap seorang pengendara motor yang terjatuh ke area amblas akibat melawan arah. Pengendara beserta kendaraannya berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.
Untuk perbaikan permanen, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan penggantian gorong-gorong lama menggunakan box culvert beton berukuran dua meter yang dinilai lebih kuat dan tahan lama. Proses konstruksi dijadwalkan dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat pada jam sibuk.
Seluruh tahapan perbaikan, mulai dari penggantian saluran air hingga pengaspalan ulang, ditargetkan selesai dalam dua pekan dengan pengawasan ketat dari instansi terkait.
Sementara itu, pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi juga dilakukan secara intensif oleh petugas Dinas Perhubungan dan kepolisian. Kendaraan berat dialihkan menuju Tol Desari, Jalan Raya Bogor, serta Tol Jagorawi guna mengurangi kepadatan di sekitar titik jalan amblas.
