14/05/2026
oplus_1024

oplus_1024

JAKARTA, Batas.id – Program Studi Teknik Mesin ITPLN menggelar kuliah tamu spesial yang mempertemukan dunia akademik dengan praktisi industri papan atas. Bertajuk “HVACR Masa Depan”, acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Teknik dan Bisnis Energi (FTBE) ITPLN, produsen elektronik global Midea, serta DPP APITU Indonesia (Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia) pada 15/01/2026.

Acara yang berlangsung khidmat di kampus ITPLN ini dibuka langsung oleh Dekan FTBE ITPLN. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mahasiswa menyerap ilmu langsung dari para pakar agar siap menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berevolusi.

Sesi pertama diisi oleh Ighvar, pemateri dari Midea, yang memaparkan betapa pesatnya perkembangan teknologi Air Conditioning (AC) saat ini. Fokus utama industri kini bergeser pada integrasi fitur pintar (smart features) dan efisiensi energi yang ekstrem.

“Teknologi bukan lagi sekadar mendinginkan udara, tapi bagaimana sistem tersebut bekerja secara cerdas dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Melengkapi paparan teknis tersebut, Dino (Midea) membagikan potret perkembangan pabrikan Midea yang tumbuh signifikan di pasar global maupun domestik, membuktikan bahwa sektor HVACR (Heating, Ventilation, Air Conditioning, and Refrigeration) adalah industri yang terus berekspansi.

Hadirnya jajaran petinggi DPP APITU Indonesia memberikan warna tersendiri dalam kuliah tamu ini. Ketua Umum APITU Indonesia, Agus Susilo, membakar semangat mahasiswa Teknik Mesin dengan kisah inspiratifnya. Ia menceritakan perjalanan karirnya yang dimulai dari titik nol sebagai seorang teknisi hingga berhasil membangun perusahaan besar di bidang tata udara.

“Dunia pendingin adalah potensi bisnis dan kerja yang sangat menggiurkan. Jangan pernah meremehkan profesi ini; dari tangan teknisi dan engineer yang kompeten, lahir industri bernilai miliaran,” tegas Agus Susilo.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum Bidang Keorganisasian APITU Indonesia, Mujiono, berpesan agar mahasiswa tidak hanya belajar keras, tapi juga belajar cerdas (smart learning). Menurutnya, kombinasi antara keahlian teknik (engineering) dan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) adalah kunci untuk menjadi sosok yang hebat di masa depan.

Kuliah tamu ini merupakan bagian dari mata kuliah Teknik Pendingin untuk mahasiswa S1 Teknik Mesin. Dr. Suhengki, A.Pi, M.T., selaku dosen pengampu, menyatakan bahwa kehadiran dosen praktisi dari Midea dan tokoh asosiasi seperti APITU sangat krusial dalam memberikan wawasan nyata yang tidak ditemukan di buku teks.

Melalui kegiatan ini, Batas.id melihat adanya langkah nyata dalam memperpendek jarak antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri, khususnya dalam penguasaan teknologi HVACR masa depan yang berkelanjutan.

Penulis: Redaksi Batas.id/MJN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *