21/04/2026
Gamsunoro-1 (1).jpg

Kapal Gamsunoro melintas di selat hormuz setelah beberapa minggu tertahan

Jakarta, Batas.id — Keputusan Iran untuk kembali membuka Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran internasional menjadi indikasi meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Langkah ini dinilai akan berdampak positif terhadap prospek ketahanan energi Indonesia ke depan.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya memperbaiki stabilitas energi global, tetapi juga memberikan kepastian bagi Indonesia dalam menjaga pasokan energi.

Menurutnya, dibukanya kembali Selat Hormuz menjadi faktor penting dalam mengurangi tekanan terhadap distribusi energi dunia yang sebelumnya terganggu akibat konflik geopolitik di kawasan tersebut.

pemerintah terus berupaya memastikan kelancaran distribusi energi, termasuk mengoordinasikan perjalanan dua kapal milik Pertamina, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, yang sebelumnya tertahan di kawasan tersebut agar dapat segera melanjutkan pelayaran.

Ia juga menegaskan bahwa selama masa ketidakpastian, pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi mitigasi, termasuk mengoptimalkan pemanfaatan energi baru yang bersumber dari potensi dalam negeri.

Dengan langkah antisipatif tersebut, kondisi energi nasional tetap terkendali, baik dari sisi ketersediaan stok maupun kestabilan harga. Kini, dengan normalisasi jalur distribusi global, tekanan terhadap harga minyak dunia mulai mereda.

Selain itu, pemerintah terus berupaya memastikan kelancaran distribusi energi, termasuk mengoordinasikan perjalanan dua kapal milik Pertamina, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, yang sebelumnya tertahan di kawasan tersebut agar dapat segera melanjutkan pelayaran.

Pemerintah berharap aktivitas pelayaran internasional akan kembali berjalan normal secara bertahap seiring dengan dibukanya jalur strategis tersebut. Koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk menjamin pasokan energi ke dalam negeri tetap aman.

Sebelumnya, Iran secara resmi mengumumkan pembukaan Selat Hormuz pada Jumat malam (17/4), sejalan dengan tercapainya kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menyatakan bahwa jalur perdagangan melalui Selat Hormuz kini telah sepenuhnya terbuka bagi kapal komersial internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *