Presiden menggarisbawahi bahwa kunci dari segala keberhasilan bermula dari sikap rukun antar sesama . "Rukun itu kunci dari keberhasilan," tegas Presiden, seraya meminta para pendidik untuk menanamkan kebiasaan berbuat baik dan menjaga sopan santun kepada setiap anak didik
Tabanan, Batas.id — Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran tenaga pendidik dalam membangun karakter bangsa melalui kedisiplinan dan nilai-nilai kerukunan. Dalam kunjungannya ke Bali, Kepala Negara memberikan instruksi langsung kepada para kepala sekolah dan guru untuk melaksanakan tugas edukasi dengan penuh dedikasi serta ketelitian tinggi. Pendidikan karakter dipandang sebagai pilar utama untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga santun secara sosial.
Presiden menggarisbawahi bahwa kunci dari segala keberhasilan bermula dari sikap rukun antar sesama. “Rukun itu kunci dari keberhasilan,” tegas Presiden, seraya meminta para pendidik untuk menanamkan kebiasaan berbuat baik dan menjaga sopan santun kepada setiap anak didik. Sekolah diharapkan menjadi tempat di mana siswa diajarkan untuk tidak membenci atau menjelek-jelekkan satu sama lain, guna menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan produktif.
Secara spesifik, Presiden memberikan mandat kepada para pimpinan lembaga pendidikan untuk bekerja dengan standar yang tinggi. Para kepala sekolah diminta untuk lebih teliti, rajin, dan disiplin dalam mengelola proses belajar mengajar. Beliau percaya bahwa disiplin yang diterapkan oleh para pendidik akan menjadi contoh nyata (role model) bagi para siswa dalam membentuk kebiasaan kerja keras di masa depan.
Melalui instruksi ini, pemerintah berharap sekolah-sekolah di Indonesia dapat bertransformasi menjadi kawah candradimuka yang melahirkan anak bangsa yang tangguh. Dengan mengombinasikan ketegasan disiplin dan kelembutan budi pekerti, Presiden optimis bahwa kualitas pendidikan nasional akan meningkat secara signifikan, selaras dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
