21/07/2026
Perlinsos

Pemerintah menyatakan sistem perlindungan sosial Indonesia termasuk yang terkuat di dunia melalui berbagai program bantuan, MBG, Cek Kesehatan Gratis, PKH, hingga peningkatan kualitas SDM.

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa Indonesia kini memiliki sistem perlindungan sosial yang dinilai sebagai salah satu yang paling kuat di dunia. Penegasan tersebut disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).

Menurut Presiden, berbagai program perlindungan sosial yang berjalan saat ini merupakan hasil pembangunan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintahan dari masa ke masa. Fondasi tersebut terus diperkuat melalui penyempurnaan kebijakan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Pemerintah saat ini menjalankan berbagai program yang menyasar beragam kelompok penerima manfaat, mulai dari keluarga prasejahtera, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat rentan. Program tersebut mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Sekolah Rakyat, Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), kartu sembako, bantuan sosial, serta bantuan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Di sektor perumahan, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada ratusan ribu penerima manfaat. Presiden meminta kementerian terkait mengevaluasi skema bantuan tersebut agar jangkauannya dapat diperluas, termasuk dengan mempertimbangkan penyaluran dalam bentuk material bangunan.

Selain itu, berbagai dukungan kesejahteraan lain terus dilanjutkan, seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), bantuan penanganan bencana, subsidi LPG, subsidi dan kompensasi BBM, subsidi listrik, diskon tarif transportasi, bantuan pangan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Program MBG ditargetkan menjangkau sekitar 74,56 juta penerima, meliputi siswa, ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga lanjut usia. Sementara itu, Program Cek Kesehatan Gratis diproyeksikan melayani sekitar 130,8 juta masyarakat sebagai langkah deteksi dini kondisi kesehatan.

Pemerintah juga terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui program magang bagi lulusan baru, Sekolah Unggul Garuda, dan berbagai program beasiswa. Menurut Presiden, penguatan perlindungan sosial dan peningkatan kualitas SDM menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat daya saing Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *