03/08/2026
Bantuan pangan 1

Program Bantuan Pangan kembali dilanjutkan dengan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Jakarta, Batas.idPemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa bantuan pangan beras bagi masyarakat. Program ini mencakup alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, dengan penyaluran yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 17 Agustus bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Bapanas yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat, memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat.

Sebanyak 33.244.408 penerima akan memperoleh bantuan 10 kilogram beras per bulan untuk alokasi tiga bulan. Penyaluran dapat dilakukan sekaligus dalam satu tahap sehingga masyarakat dapat menerima seluruh alokasi secara bersamaan.

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, menjelaskan pemilihan momentum 17 Agustus diharapkan memberi manfaat lebih bagi masyarakat, khususnya kelompok desil 1 hingga 4, sehingga kehadiran pemerintah dapat dirasakan saat perayaan Hari Kemerdekaan berlangsung.

Dalam pelaksanaannya, Bapanas juga mendorong pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai titik distribusi bantuan apabila memiliki fasilitas yang memadai. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat sekaligus mengoptimalkan peran koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Program bantuan pangan tahap kedua menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) versi terbaru yang telah diperbarui pada 10 Juli 2026 melalui kerja sama Bapanas, Kementerian Sosial, dan Badan Pusat Statistik (BPS). Jumlah penerima tetap sama seperti tahap sebelumnya, yakni lebih dari 33,24 juta keluarga penerima manfaat.

Bapanas juga meminta pemerintah daerah dan Perum Bulog segera melakukan koordinasi untuk memastikan kesiapan distribusi, termasuk pengecekan kualitas beras, jumlah stok, hingga percepatan pengiriman ke wilayah terpencil, khususnya di Papua yang memiliki tantangan transportasi.

Program bantuan pangan beras tahap kedua merupakan salah satu kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menyiapkan sekitar 997,2 ribu ton beras dengan total anggaran mencapai Rp17,52 triliun. Dibandingkan tahun sebelumnya, cakupan program bantuan pangan pada 2026 juga diperluas dengan total alokasi selama lima bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *