24/08/2026
Foto 1

Pontianak, Batas.id — Presiden RI Prabowo Subianto bergerak langsung ke Kalimantan Barat untuk memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Prabowo bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma pada Sabtu pagi dan meninjau kondisi di lapangan guna memastikan upaya penanganan berlangsung cepat dan terkoordinasi.

Setibanya di lokasi, Prabowo meminta laporan mengenai kondisi terkini karhutla. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kemudian memaparkan perkembangan titik panas yang terpantau melalui satelit.

Staf Khusus Kepala BNPB Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo menyampaikan bahwa dalam 24 jam terakhir terdapat 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi. Titik tersebut mengindikasikan adanya potensi titik api dan asap di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Selain itu, BNPB mencatat sekitar 3.100 hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah dan 406 hotspot dengan tingkat kepercayaan rendah.

Sebaran hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi dan menengah dilaporkan banyak ditemukan di Kabupaten Ketapang, Kubu Raya, serta Kayong Utara. Sementara di wilayah timur, titik panas terpantau di Kabupaten Sanggau, Sintang, dan Sambas.

BNPB juga menyampaikan adanya potensi hujan ringan di sejumlah wilayah Kalimantan, terutama Kalimantan Barat, pada periode 21–27 Agustus. Kondisi cuaca tersebut diharapkan dapat membantu proses pengendalian karhutla di wilayah terdampak.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menginstruksikan jajaran TNI dan Polri untuk turun langsung menangani karhutla bersama pemerintah daerah serta masyarakat. Penanganan difokuskan pada empat provinsi di Kalimantan dengan pembagian tugas antarpimpinan TNI dan Polri.

Di Kalimantan Barat, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditugaskan memimpin penanganan di lapangan.

Untuk Kalimantan Tengah, tugas tersebut diberikan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak bersama Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Sementara itu, penanganan karhutla di Kalimantan Selatan melibatkan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali dan Asisten Utama Operasi Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran.

Adapun di Kalimantan Timur, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita bersama Komandan Korps Brimob Komjen Ramdani Hidayat ditugaskan untuk turun langsung menangani kondisi di lapangan.

Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran bergerak cepat dan maksimal dalam mengendalikan karhutla. Pemerintah menargetkan kondisi dapat segera terkendali sehingga aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali berjalan normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *