Pemerintah menyempurnakan pelatihan SPPI dengan mengedepankan bela negara dan penguatan manajerial guna mencetak SDM yang profesional
Jakarta, Batas.id – Pemerintah memutuskan menyempurnakan pelaksanaan pelatihan bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) agar lebih efektif tanpa mengurangi tujuan utama program. Perbaikan tersebut dilakukan dengan tetap mempertahankan pembentukan karakter, disiplin, kepemimpinan, dan semangat cinta tanah air.
Para lulusan SPPI nantinya dipersiapkan untuk mengemban tugas sebagai pengelola dan manajer di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari, mengatakan penyempurnaan ini dilakukan agar pelatihan semakin tepat sasaran sekaligus mampu menghasilkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan siap mendukung berbagai program prioritas pemerintah.
Menurut Qodari, metode pelatihan yang lebih humanis diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program SPPI. Ia menilai para peserta tidak hanya perlu memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter yang kuat, jiwa kepemimpinan, serta semangat bela negara.
Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen mendampingi seluruh peserta selama proses pelatihan. Keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan peserta menjadi prioritas utama agar mereka dapat mengikuti pendidikan secara aman, nyaman, dan optimal.
Qodari juga menegaskan pemerintah terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya penyempurnaan program.
Sebagai hasil evaluasi, konsep pelatihan yang sebelumnya menggabungkan latihan dasar kemiliteran dan materi manajerial kini disesuaikan menjadi pelatihan bela negara yang dipadukan dengan penguatan kemampuan manajerial. Perubahan ini diharapkan mampu menciptakan kader-kader muda yang siap mengabdi sekaligus mendukung pembangunan nasional melalui KDKMP dan KNMP.
