31/07/2026
Bendungan 15

Pemerintah terus mempercepat pembangunan 15 bendungan di sejumlah wilayah Indonesia sebagai upaya memperluas layanan irigasi bagi lebih dari 200 ribu hektare lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Kurnia Ramadhana, mengatakan pembangunan bendungan beserta jaringan irigasi menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan sektor pertanian terhadap curah hujan. Infrastruktur tersebut juga disiapkan untuk menghadapi dampak perubahan iklim, seperti kekeringan maupun banjir.

Menurut Kurnia, masih banyak daerah pertanian yang mengandalkan sistem tadah hujan sehingga produktivitasnya sangat dipengaruhi kondisi cuaca. Karena itu, pembangunan bendungan dinilai penting agar pasokan air tetap tersedia sepanjang tahun, termasuk saat terjadi fenomena El Nino maupun curah hujan tinggi.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum per 21 Juli 2026, saat ini terdapat 240 bendungan yang telah beroperasi di Indonesia. Sementara itu, 15 bendungan lainnya masih dalam proses pembangunan dengan total kebutuhan anggaran sekitar Rp32,806 triliun.

Proyek tersebut tersebar di sejumlah provinsi, di antaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Maluku.

Setelah seluruh proyek selesai, pemerintah memperkirakan bendungan-bendungan tersebut mampu menampung lebih dari satu miliar meter kubik air dan menyediakan layanan irigasi bagi lebih dari 200 ribu hektare lahan pertanian di berbagai daerah.

Selain mendukung peningkatan produksi pangan, keberadaan bendungan juga berfungsi sebagai pengendali banjir, penyedia air baku, serta penunjang pengembangan energi baru dan terbarukan.

Data Kementerian Pekerjaan Umum per 24 Juli 2026 mencatat sebanyak 240 bendungan yang telah beroperasi memiliki kapasitas tampungan mencapai 9,74 miliar meter kubik. Infrastruktur tersebut turut diperkuat dengan ratusan situ, danau, tampungan air baku, serta sumur bor yang disiapkan untuk menjaga ketersediaan air selama musim kemarau dan mengantisipasi dampak El Nino.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *