Solo, Batas.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil, termasuk pedagang buah di Kota Solo, Jawa Tengah. Salah satu pedagang jeruk grosir, Yanau, mengaku omzet usahanya meningkat signifikan sejak program MBG mulai berjalan. Jika sebelumnya penjualan jeruknya berkisar antara 6 hingga 7 kuintal per hari, kini jumlah tersebut melonjak hingga mencapai sekitar 10 kuintal setiap harinya. “Program MBG sangat berpengaruh. Sebelum ada program ini, penjualan paling sekitar 6–7 kuintal per hari. Sekarang bisa sampai 10 kuintal,” ujar Yanau, Minggu (5/4). Yanau menjelaskan, peningkatan penjualan tersebut tidak lepas dari permintaan dari sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian dari pelaksanaan program MBG. Saat ini, setidaknya delapan SPPG rutin membeli jeruk dari usahanya. Menurutnya, sebagian besar penjualan buah kini bergantung pada kebutuhan program tersebut. “Kebanyakan penjualan sekarang mengandalkan MBG,” katanya. Ia pun menyampaikan rasa syukur karena program MBG tidak hanya membantu pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di sektor pangan. Yanau berharap program MBG dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas. “Terima kasih Pak Prabowo, penjualan buah jadi lebih lancar berkat program MBG,” ujarnya. Baca juga: Kisah Susanto, Difabel di Karanganyar yang Tetap Bekerja sebagai Koki MBG Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI Gunung Semeru Erupsi 9 Kali, Status Siaga Level III, Warga Diminta Waspada Jembatan Baru di Pilangrejo Boyolali Gantikan Sasak Lama, Akses Warga Lebih Aman Post navigation Jembatan Baru di Pilangrejo Boyolali Gantikan Sasak Lama, Akses Warga Lebih Aman Antisipasi El Nino “Godzilla”, Pemerintah Optimalkan Waduk dan Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Jaga Irigasi