Depok, Batas.id — Keluhan terkait lamanya waktu tunggu pengambilan obat terjadi di RS Hermina Depok, Jawa Barat. Informasi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan dibagikan oleh akun Instagram Info Depok yang kerap memuat laporan warga. Sejumlah pasien dan keluarga pasien menyebut antrean layanan farmasi membludak hingga ratusan orang. Waktu tunggu bahkan dilaporkan bisa mencapai lebih dari empat jam tanpa kepastian jadwal pemanggilan. Berdasarkan keterangan yang beredar, jumlah pasien pada hari kejadian disebut mendekati 700 orang. Lonjakan tersebut berdampak pada kepadatan layanan, terutama di bagian farmasi. Kondisi ini dinilai memberatkan, khususnya bagi pasien lanjut usia dan penderita penyakit kronis yang membutuhkan obat dalam waktu cepat. Seorang pasien dilaporkan telah mendaftarkan pengambilan obat sejak pukul 18.00 WIB, namun baru dipanggil sekitar pukul 23.15 WIB. Lamanya waktu tunggu tersebut menimbulkan ketidaknyamanan karena minimnya kepastian antrean. Selain itu, keterlambatan penyampaian informasi juga menjadi sorotan. Pemberitahuan mengenai opsi pengambilan obat pada keesokan hari baru disampaikan sekitar pukul 22.45 WIB. Sejumlah pihak menilai, jika informasi tersebut disampaikan lebih awal, pasien yang tidak dapat menunggu lama dapat memilih pulang sehingga antrean bisa lebih tertata. Meski masyarakat memahami bahwa pelayanan farmasi membutuhkan ketelitian dalam menyiapkan obat sesuai resep dokter, mereka berharap adanya perbaikan sistem dan pengelolaan antrean. Transparansi informasi serta manajemen layanan dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi, terutama saat terjadi lonjakan jumlah pasien. No related posts. Post navigation Mengenal Margonda, Tokoh Depok yang Namanya Diabadikan Menjadi Nama Jalan di Pusat Kota Depok Kisah Susanto, Difabel di Karanganyar yang Tetap Bekerja sebagai Koki MBG